PUBLIKINFO.ID,SAROLANGUN – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-22 Tingkat Kabupaten Sarolangun resmi dibuka oleh Bupati Sarolangun H. Hurmin di Lapangan Sungai Benteng, Kecamatan Singkut, Selasa (14/7/2026). Pembukaan berlangsung sukses dan semarak dengan ribuan masyarakat memadati arena utama MTQ.
Suasana pembukaan semakin meriah dengan penampilan tari kolosal, atraksi kembang api, serta puluhan stan UMKM yang menjajakan berbagai produk makanan, minuman, dan kerajinan lokal di sekitar lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Bupati Hurmin didampingi Wakil Bupati Gerry Trisatwika mengajak seluruh masyarakat untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah derasnya perkembangan teknologi dan informasi.
Menurutnya, saat ini banyak masyarakat yang lebih akrab dengan internet dibandingkan Al-Qur’an, sehingga nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalamnya mulai terabaikan.
“Jangankan membacanya, sekadar membuka Al-Qur’an saja terkadang kita enggan. Seolah-olah kebutuhan rohani telah tergeser oleh kebutuhan duniawi. Padahal Al-Qur’an adalah bekal yang akan menyelamatkan kita, baik di dunia maupun di akhirat,” ujar Hurmin.
Ia menegaskan, salah satu upaya membumikan Al-Qur’an adalah melalui penyelenggaraan MTQ yang tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat.
Bupati Hurmin juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil menjadi wakil terbaik dari kecamatan masing-masing setelah melalui proses seleksi yang ketat.
Kepada Dewan Hakim, ia berpesan agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan penuh integritas sehingga mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang siap bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.
Selain itu, Hurmin berharap MTQ dapat menjadi media mempererat silaturahmi antara masyarakat dan pemerintah sekaligus menjadi momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Singkut selaku tuan rumah beserta seluruh panitia dan masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-22.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ ke-22 Kabupaten Sarolangun yang juga Camat Singkut, Muhammad Maini, melaporkan bahwa MTQ tahun 2026 diikuti 550 kafilah dari 11 kecamatan se-Kabupaten Sarolangun.
Para peserta akan berkompetisi pada 7 cabang lomba yang terbagi dalam 19 golongan. Mengusung tema “Melalui MTQ ke-22 Tingkat Kabupaten Sarolangun, Kita Wujudkan Generasi yang Agamis, Berakhlak Mulia, dan Unggul Menuju Sarolangun Maju,”
Muhammad Maini berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi Qurani sekaligus memperkuat syiar Islam di Kabupaten Sarolangun. MTQ ke-22 Kabupaten Sarolangun dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan berbagai rangkaian perlombaan untuk menentukan kafilah terbaik yang akan mewakili Kabupaten Sarolangun pada MTQ tingkat Provinsi Jambi.
Pantauan media ini, pembukaan MTQ ke-22 Tingkat Kabupaten Sarolangun turut dihadiri Wakil Bupati Sarolangun Gerry Trisatwika, Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun Ahmad Jani, Wakil Ketua I DPRD Cik Marleni, Wakil Ketua II DPRD Dedi Ifriyansyah, Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, Kajari Sarolangun Taufik, Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun Ir. Muhammad Arief, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Sarolangun Hj. Risha Fitria Hurmin, Ketua PIAD DPRD Kabupaten Sarolangun Siti Nur Ahmad Jani, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun, para camat se-Kabupaten Sarolangun, lurah, kepala desa, seluruh kafilah peserta, serta ribuan masyarakat yang memadati arena MTQ di Lapangan Sungai Benteng, Kecamatan Singkut.
Kehadiran unsur pemerintah, DPRD, Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum semakin menambah semarak pembukaan MTQ ke-22 Kabupaten Sarolangun. Antusiasme warga terlihat sejak sore hari hingga malam, menikmati rangkaian pembukaan yang dimeriahkan dengan tari kolosal, pesta kembang api, dan bazar UMKM yang menjadi daya tarik tersendiri dalam perhelatan syiar Islam tahunan tersebut.
Penulis: Riko Wijaya














Discussion about this post