PUBLIKINFO.ID, MERANGIN – Kapolsek Tabir Ulu memberikan sambutan hangat atas kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muara Bungo (UMB) tahun 2026 di Desa Kapuk.
Pertemuan ini menjadi awal kolaborasi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan melalui program ekonomi kreatif bagi masyarakat.
Budidaya Ikan: Solusi Ekonomi Alternatif
Dalam arahannya, Kapolsek Tabir Ulu Iptu Supranata S SH MH menekankan pentingnya sinergi antara pihak kepolisian dan mahasiswa untuk mengedukasi masyarakat.
Fokus utama kolaborasi ini adalah pengembangan budidaya ikan, yang merupakan program unggulan Kapolsek sebagai bentuk ekonomi alternatif.
Program ini dirancang khusus untuk memberikan opsi mata pencaharian baru yang lebih aman dan berkelanjutan bagi warga Desa wilayah hukum Polsek tabir ulu
Langkah Preventif Penanggulangan PETI
Kapolsek menjelaskan bahwa pemberdayaan sektor perikanan ini bukan tanpa alasan. Hal ini merupakan strategi taktis kepolisian dalam menanggulangi aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang kerap menjadi isu lingkungan di wilayah tersebut.
“Kami menyambut baik kehadiran rekan-rekan mahasiswa UMB. Kami ingin adik-adik ikut berperan aktif dalam mengajak masyarakat beralih dari aktivitas tambang ilegal ke budidaya ikan. Ini adalah upaya kita bersama untuk menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi tanpa melanggar hukum,” ujar Kapolsek Tabir Ulu.
Implementasi Program KKN UMB 2026
Perwakilan mahasiswa KKN Universitas Muara Bungo menyatakan kesiapannya untuk terjun langsung ke lapangan. Mereka akan membantu dalam hal teknis maupun sosialisasi kepada warga mengenai tata cara budidaya ikan yang efektif.
Diharapkan, dengan dukungan penuh dari Polsek Tabir Ulu, program ini tidak hanya menjadi tugas akademik mahasiswa, tetapi menjadi fondasi kuat bagi Desa untuk menjadi desa mandiri pangan dan bebas dari aktivitas tambang ilegal.














Discussion about this post