PUBLIKINFO.ID,SAROLANGUN – Masyarakat Desa Ladang Panjang, Kabupaten Sarolangun, mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi berulang kali selama beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat warga merasa resah karena aktivitas sehari-hari terganggu, bahkan sebagian masyarakat mengaku mengalami kerugian akibat terhentinya pasokan listrik.
Berdasarkan keluhan warga, pada Minggu (1/11/2026), listrik padam sejak pukul 10.00 WIB dan baru kembali menyala sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Artinya, masyarakat harus menunggu sekitar 11 jam tanpa aliran listrik.
Tak berhenti di situ, pada Senin (2/11/2026), listrik kembali padam sejak pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Bahkan, pada malam ini, Selasa (3/11/2026), warga kembali mengeluhkan pemadaman listrik.
Situasi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kualitas pelayanan PLN di wilayah Sarolangun. Warga berharap pihak PLN segera memberikan penjelasan terkait penyebab pemadaman berulang serta langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.
“Kalau masyarakat terlambat membayar tagihan listrik, ada denda yang harus dibayar. Namun, ketika listrik padam berjam-jam dan aktivitas masyarakat terganggu, bagaimana dengan kerugian yang kami alami?” demikian keluhan yang disampaikan warga.
Bagi masyarakat yang menjalankan usaha kecil, menggunakan peralatan elektronik, maupun membutuhkan listrik untuk menunjang pekerjaan sehari-hari, pemadaman berkepanjangan tentu menimbulkan dampak yang tidak ringan.
Warga menilai pelayanan listrik seharusnya berjalan seimbang dengan kewajiban konsumen. Masyarakat dituntut memenuhi pembayaran tagihan tepat waktu, sementara di sisi lain mereka juga berharap mendapatkan pelayanan yang andal serta informasi yang jelas ketika terjadi gangguan.
Masyarakat Ladang Panjang meminta PLN Sarolangun segera turun tangan, menjelaskan penyebab pemadaman, serta memberikan kepastian mengenai langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Warga juga berharap pihak PLN menjelaskan mekanisme pengaduan dan kemungkinan kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku bagi pelanggan yang terdampak gangguan pasokan listrik.
Keluhan ini menjadi pengingat bahwa listrik bukan sekadar kebutuhan tambahan, melainkan bagian penting dari kehidupan masyarakat. Karena itu, warga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian serius dan ditangani secara cepat, transparan, serta bertanggung jawab.
Hingga berita ini disusun, penyebab pemadaman listrik berulang di Desa Ladang Panjang belum diketahui secara pasti. Konfirmasi dari pihak PLN terkait wilayah Sarolangun masih diperlukan untuk memberikan penjelasan yang berimbang.
Penulis: Riko wijaya










Discussion about this post