PUBLIKINFO.ID,SAROLANGUN – Anggota DPRD Kabupaten Sarolangun, Tabroni, menyoroti minimnya partisipasi desa di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXIV Tingkat Kecamatan Batang Asai.
Anggota DPRD Dapil 4 yang diwakili oleh Tabroni dalam penyampaiannya mengungkapkan kekecewaannya karena dari total 23 desa di Kecamatan Batang Asai, hanya 13 desa yang mengirimkan peserta pawai. Sementara 10 desa lainnya tidak berpartisipasi.
“Kami sangat menyesalkan, dari 23 desa hanya 13 desa yang mengirimkan peserta. Berarti masih ada 10 desa yang tidak ikut berpartisipasi. Padahal kami mengetahui setiap desa sudah memiliki anggaran untuk kegiatan MTQ,” tegasnya.
Ia meminta agar persoalan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Menurutnya, rendahnya partisipasi desa tidak boleh dianggap sepele karena MTQ merupakan agenda penting dalam syiar Islam sekaligus pembinaan generasi Qurani.
Pada kesempatan itu, juga Tabroni meminta agar data desa yang tidak mengirimkan peserta disampaikan kepada Bupati Sarolangun sebagai bahan evaluasi ke depan.
“Kami sebagai wakil rakyat dari Dapil Batang Asai sangat menyayangkan masih adanya desa yang tidak mengirimkan peserta. Tolong dicatat dan disampaikan kepada Pak Bupati agar menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Meski demikian, dirinya memberikan apresiasi kepada desa-desa yang tetap berpartisipasi, termasuk desa-desa yang berada di wilayah paling jauh seperti Desa Sungai Keradak yang tetap mengirimkan kafilah.
Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan seluruh ofisial dan pendamping kafilah agar menjaga para peserta selama mengikuti MTQ yang dipusatkan di Desa Sungai Baung.
“Saya titip kepada seluruh ofisial agar menjaga anak-anak yang mengikuti MTQ ini dengan baik. Mereka sudah dipercayakan kepada kita, sehingga jangan sampai lalai dalam memberikan pengawasan,” pesannya
penulis.Riko wijaya














Discussion about this post